APINDO Lampung Konsolidasi Pengurus 2026–2031, Teguhkan Komitmen dan Sinergi Dunia Usaha

Konsolidasi Pengurus APINDO Lampung Periode 2026-2031 di Navara City Park

BANDAR LAMPUNG — Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP APINDO) Lampung menggelar kegiatan Konsolidasi dan Penegasan Komitmen Pengurus DPP APINDO Lampung Periode 2026–2031 di Navara City Park, Bandar Lampung, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran kepengurusan baru untuk mempererat silaturahmi, memperkenalkan unsur-unsur kepengurusan, sekaligus menyatukan visi dan langkah dalam menjalankan program APINDO Lampung selama periode 2026–2031.

Konsolidasi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju pelantikan DPP APINDO Lampung periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026.

Ketua Pelaksana kegiatan, Putri Nilam Suri Djausal, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai wadah untuk memperkenalkan seluruh pengurus baru sekaligus menegaskan komitmen setiap pengurus dalam menjalankan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Menurutnya, kekompakan dan kesamaan persepsi menjadi modal penting bagi organisasi agar program kerja yang disusun dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi dunia usaha maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan APINDO kabupaten/kota se-Lampung, jajaran Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta pengurus DPP APINDO Lampung periode 2026–2031. Sejumlah pemberitaan menyebut sedikitnya 200 pengurus DPP hadir dalam kegiatan tersebut, bersama unsur pimpinan dari 12 DPK.

Ary Meizari: Momentum Memperkuat Soliditas Organisasi

Ketua DPP APINDO Lampung periode 2026–2031, Ary Meizari Alfian, menyambut baik pelaksanaan konsolidasi tersebut.

Menurut Ary, pertemuan ini merupakan awal yang baik bagi kepengurusan baru untuk membangun soliditas dan memperkuat sinergi antarpengurus.

Ia menegaskan bahwa APINDO Lampung ke depan akan terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan, terutama dalam menjembatani kepentingan dunia usaha.

“Kedepan program dan kegiatan APINDO akan diarahkan untuk meningkatkan sinergisitas dengan pemerintah, menjembatani berbagai kepentingan dunia usaha dengan pihak-pihak terkait, agar dunia usaha makin sehat dan perekonomian daerah semakin maju,” ujar Ary.

Ary juga menilai komposisi kepengurusan periode 2026–2031 semakin lengkap dengan keterwakilan berbagai unsur dunia usaha, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, BUMD hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan komposisi tersebut, APINDO Lampung diharapkan mampu memahami lebih dekat berbagai persoalan dan kebutuhan dunia usaha dari berbagai sektor.

Wagub Lampung Dorong APINDO Perkuat Ekosistem Usaha

Kegiatan konsolidasi juga dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan mendorong APINDO Lampung untuk terus memperkuat ekosistem usaha, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memberdayakan UMKM, serta memperluas kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah.

Jihan menilai APINDO memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah. Karena itu, sinergi kedua pihak diperlukan untuk memastikan kebijakan pembangunan dapat menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jihan mendorong keterlibatan dunia industri dalam menyelaraskan kompetensi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk melalui pembukaan kesempatan magang dan praktik kerja di perusahaan.

Menurutnya, keterlibatan langsung dunia usaha dapat membantu mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

Selain ketenagakerjaan, APINDO juga diharapkan ikut mendorong UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas dengan memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang tersedia.

Perkuat Peran Dunia Usaha untuk Lampung

Konsolidasi pengurus APINDO Lampung periode 2026–2031 menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh jajaran organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia usaha ke depan.

Soliditas internal, kolaborasi dengan pemerintah, penguatan UMKM, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta penciptaan iklim usaha yang kondusif menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan Lampung.

Dengan kepengurusan baru yang semakin solid dan keterwakilan dunia usaha dari berbagai sektor, APINDO Lampung optimistis dapat menjalankan peran yang lebih strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus wadah perjuangan dan pelayanan bagi dunia usaha.

Konsolidasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan APINDO Lampung yang semakin kuat, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Lampung.